Halo rekan-rekan pembelajar geografi! Semangat menuju OSN 2026 harus mulai dipupuk dari sekarang. Mengingat cakupan materi geografi yang sangat luas—mulai dari fenomena atmosfer hingga dinamika regional—kunci utamanya adalah konsistensi dalam membaca dan membedah fenomena terkini.
Di postingan kali ini, kita akan fokus membedah topik Meteorologi dan Klimatologi Terapan. Topik ini sangat krusial karena berkaitan langsung dengan isu perubahan iklim global yang dampaknya sangat terasa di Indonesia. Yuk, simak latihan soal dan pembahasannya di bawah ini!
Latihan Soal OSN Geografi: Meteorologi & Klimatologi
1. Perubahan pola curah hujan di Indonesia sering dipengaruhi oleh fenomena El Niño dan La Niña. Ketika La Niña melanda, dampak utama yang biasanya dirasakan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia adalah...
A. Musim kemarau berlangsung lebih lama dan sering
B. Curah hujan meningkat sehingga rawan banjir dan longsor
C. Suhu permukaan laut turun secara signifikan
D. Aktivitas gunung api di Indonesia meningkat
E. Wilayah pesisir mengalami kekeringan panjang
2. El Niño dikaitkan dengan meningkatnya kasus kebakaran hutan di Indonesia. Fenomena El Niño dapat memperbesar risiko kebakaran hutan dengan cara...
A. Musim kemarau cenderung jadi lebih pendek sehingga vegetasi tetap lembap
B. Musim kemarau berlangsung lebih lama sehingga tanah dan hutan menjadi sangat kering
C. Curah hujan cenderung bertambah di musim kemarau
D. Suhu udara di kawasan hutan menurun
E. Kelembapan tanah meningkat drastis
3. Kadar karbon dioksida yang terus bertambah di atmosfer bukan hanya menyebabkan suhu bumi naik tapi juga berdampak pada kehidupan di laut. Peningkatan kadar karbon dioksida di laut akan memengaruhi kondisi fisiologis terumbu karang dalam bentuk...
A. Membuat pertumbuhan terumbu karang jadi lebih cepat dan masif
B. Pemutihan (bleaching) karena suhu air laut naik
C. Menambah jumlah ikan yang tinggal dalam terumbu karang
D. Mengurangi kadar oksigen terkandung dalam terumbu karang secara drastis
E. Membuat struktur kalsium karang semakin kuat
4. Pencairan es di kawasan Kutub Utara dan Kutub Selatan berdampak pada naiknya permukaan air laut secara global. Jika kondisi ini terus berlangsung, konsekuensi jangka panjang yang paling mungkin dihadapi negara kepulauan seperti Indonesia adalah...
A. Daratan semakin luas karena ada endapan tanah
B. Pulau-pulau kecil berisiko tenggelam dan kawasan pesisir sering dilanda banjir rob
C. Suhu rata-rata kawasan menurun drastis
D. Ekosistem pesisir menjadi semakin stabil
E. Badai tropis semakin jarang terjadi
5. Paris Agreement merupakan sebuah kesepakatan internasional yang bertujuan menahan kenaikan suhu global tidak melebihi 1,5°C dari masa pra-industri. Batasan tersebut sangat penting untuk keberlangsungan manusia dan lingkungan di bumi karena...
A. Agar semua negara bisa memakai bahan bakar fosil lebih banyak
B. Supaya seluruh negara punya sistem mitigasi bencana
C. Untuk meminimalisasi dampak ekstrem perubahan iklim dan menjaga stabilitas ekosistem
D. Agar produksi pertanian dunia terus meningkat
E. Untuk mengurangi jumlah dan kepadatan penduduk di wilayah pesisir
Pembahasan soal OSN 2025
Pembahasan Soal 1:
La Niña dicirikan oleh mendinginnya suhu permukaan laut di Pasifik Tengah dan Timur, yang justru membuat suhu laut di wilayah Indonesia menjadi lebih hangat dari biasanya. Hal ini meningkatkan penguapan dan pembentukan awan konvektif secara masif. Akibatnya, intensitas curah hujan di Indonesia meningkat tajam di atas rata-rata normal, yang memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Pembahasan Soal 2:
Kebalikan dari La Niña, El Niño menyebabkan massa udara basah menjauh dari wilayah Indonesia menuju Samudra Pasifik bagian tengah/timur. Kondisi ini memicu defisit curah hujan yang ekstrem. Tanaman kehilangan kadar air dan serasah di lantai hutan mengering (menjadi bahan bakar potensial), sehingga percikan api kecil sekalipun dapat menyebabkan kebakaran hutan yang luas dan sulit dipadamkan.
Pembahasan Soal 3:
Meningkatnya CO2 menyebabkan dua masalah: pemanasan global dan asidifikasi laut. Dalam konteks suhu, kenaikan suhu air laut menyebabkan stres pada terumbu karang sehingga alga simbiotik (Zooxanthellae) pergi meninggalkan jaringan karang. Tanpa alga ini, karang kehilangan warna dan sumber nutrisinya, fenomena inilah yang disebut dengan coral bleaching.
Pembahasan Soal 4:
Sebagai negara kepulauan (archipelagic state), Indonesia sangat rentan terhadap Sea Level Rise (SLR). Kenaikan air laut akibat ekspansi termal dan pencairan es kutub akan mengintrusi wilayah daratan rendah. Dampak paling nyata adalah hilangnya pulau-pulau kecil yang memiliki elevasi rendah dan meningkatnya frekuensi banjir rob (pasang air laut) di kota-kota pesisir.
Pembahasan Soal 5:
Angka 1,5°C adalah ambang batas kritis menurut para ilmuwan iklim. Jika suhu bumi naik melampaui angka tersebut, kerusakan ekosistem (seperti hilangnya terumbu karang secara permanen) dan cuaca ekstrem akan menjadi tidak terkendali. Kesepakatan ini bertujuan sebagai upaya preventif global agar stabilitas biosfer tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Kunci Jawaban soal osn geografi no 1-5 tahun 2025
B
B
B
B
C
"Geografi bukan sekadar menghafal peta, tapi memahami bagaimana dunia bekerja. Setiap lembar yang kamu baca hari ini adalah investasi untuk masa depanmu di podium juara. Tetap semangat dan terus bereksplorasi!"
Pelajari materi lainnya di sini:
Kumpulan Soal OSN Tingkat Kabupaten
Kumpulan Soal OSN Tingkat Provinsi
Kumpulan Soal OSN Tingkat Nasional
Kumpulan Soal OSN Tingkat Provinsi
Kumpulan Soal OSN Tingkat Nasional



Posting Komentar
Terima kasih sudah berkunjung di smartgeo