Soal dan Kunci Jawaban Serta Pembahasan OSN-K Geografi 2025 No 11-15

Halo Sobat Geo! Ruang belajar geografi kita kembali hadir untuk menemani perjuangan kalian menembus Olimpiade Sains Nasional (OSN). Pada bagian ketiga ini, kita akan membedah soal OSNK Geografi tahun 2025 nomor 11 hingga 15. Materi kali ini sangat menarik karena menguji pemahaman analisis kita lintas fenomena, mulai dari siklus biogeokimia, ekologi, hingga dinamika tektonik lempeng.

soal kunci dan pembahasan osn geografi 2025


Siapkan catatan kalian, mari kita bedah soal-soalnya dengan tuntas!

11. Satu-satunya siklus biogeokimia dimana senyawanya tidak pernah berwujud gas adalah ....
a. daur fosfor
b. daur sulfur
c. daur nitrogen
d. daur karbon
e. daur ferrum

Kunci Jawaban: A
Pembahasan Detail:
Dalam ekosistem, unsur-unsur kimia bergerak melalui siklus biogeokimia yang terbagi menjadi dua tipe utama: tipe gas (berpusat di atmosfer/laut) dan tipe sedimen (berpusat di kerak bumi/batuan). Siklus fosfor adalah contoh klasik dari siklus sedimen murni. Artinya, dalam siklus alaminya, fosfor tidak memiliki fase gas yang dilepaskan ke atmosfer.

Fosfor umumnya ditemukan dalam bentuk kalsium fosfat di dalam batuan litosfer. Melalui proses pelapukan, fosfor larut ke dalam tanah dan air, diserap oleh tumbuhan, lalu berpindah ke hewan melalui rantai makanan, dan akhirnya kembali ke tanah atau mengendap di dasar laut melalui proses dekomposisi.

Sebaliknya, opsi lain memiliki fase gas:
  1. Daur Sulfur: Memiliki fase gas seperti Sulfur Dioksida (SO₂) dan Hidrogen Sulfida (H₂S)
  2. Daur Nitrogen: Atmosfer kita mengandung 78% gas Nitrogen (N₂).
  3. Daur Karbon: Memiliki fase gas Karbon Dioksida (CO₂) dan Metana (CH₄) di udara.
Referensi Valid: Christopherson, R. W. (2014). Geosystems: An Introduction to Physical Geography. Pearson. Buku ini menjelaskan dengan rinci pemisahan siklus nutrisi menjadi fase gas dan sedimen, di mana fosfor ditekankan sebagai elemen batuan yang lambat bersirkulasi.

12. Menurut model gershmehl, pada ekosistem gurun, kotak “Litter” atau serasah cenderung berukuran sangat kecil dan proses dekomposisi berlangsung sangat lambat. Hal ini disebabkan karena ....
a. tingginya aktivitas mikroorganisme di gurun yang menghabiskan serasah dengan cepat
b. curah hujan yang ekstrem dan banjir yang sering terjadi
c. kondisi yang sangat kering sehingga menghambat aktivitas dekomposer
d. kehadiran spesies tumbuhan yang tidak menghasilkan serasah sama sekali
e. proses erosi angin yang sangat cepat membawa semua serasah

Kunci Jawaban: C
Pembahasan Detail:
Model Gersmehl (diperkenalkan oleh Philip Gersmehl pada tahun 1976) memvisualisasikan siklus nutrisi dalam sebuah bioma melalui tiga wadah/kotak penyimpan utama: Biomassa (B), Serasah/Litter (L), dan Tanah/Soil (S). Ukuran panah dan kotak menunjukkan laju aliran dan jumlah nutrisi.

Pada ekosistem gurun yang arid (kering), faktor pembatas utamanya adalah air. Tumbuhan gurun menghasilkan sangat sedikit daun dan bahan organik yang jatuh ke tanah, sehingga pasokan serasah (Litter) sangat minim. Terlebih lagi, ketiadaan kelembapan (moisture) membuat mikroorganisme pengurai (bakteri dan jamur) tidak dapat bertahan hidup atau bekerja secara optimal. Akibatnya, serasah yang sedikit itu pun terurai dengan sangat lambat.

Referensi Valid: Strahler, A. H., & Strahler, A. N. (2006). Introducing Physical Geography. John Wiley & Sons. Dijelaskan bahwa dekomposisi bahan organik sangat bergantung pada ketersediaan air dan suhu yang optimal, yang mana air menjadi defisit utama di ekosistem gurun.

13. Pembentukan palung tidak terlepas dari dinamika lempeng. Palung Mariana terbentuk karena Lempeng Pasifik.....
A. Naik ke atas Lempeng Filipina
B. Naik ke atas Lempeng Indo-Australia
C. Menunjam ke bawah Lempeng Filipina
D. Menunjam ke bawah Lempeng Indo-Australia
E. Menunjam ke bawah Lempeng Eurasia

Kunci Jawaban: C
Pembahasan Detail:
Palung laut dalam (oceanic trench) terbentuk di zona pertemuan lempeng konvergen, secara spesifik pada zona subduksi. Palung Mariana, yang merupakan titik terdalam di bumi, terbentuk dari tabrakan antara dua lempeng samudera, yaitu Lempeng Pasifik dan Lempeng Laut Filipina (Philippine Sea Plate).

Dalam dinamika konvergensi dua lempeng samudera, lempeng yang umurnya lebih tua, lebih dingin, dan memiliki densitas (massa jenis) yang lebih berat akan menunjam ke bawah lempeng yang lebih muda. Dalam kasus ini, Lempeng Pasifik jauh lebih tua dan lebih padat, sehingga ia "kalah" dan menunjam jauh ke dalam mantel bumi di bawah Lempeng Laut Filipina, membentuk jurang bawah laut yang curam yang kita kenal sebagai Palung Mariana.

Referensi Valid: Tarbuck, E. J., & Lutgens, F. K. (2017). Earth: An Introduction to Physical Geology. Pearson. Buku ini memberikan ilustrasi spesifik mengenai konvergensi tektonik oceanic-oceanic yang menghasilkan busur kepulauan vulkanik dan palung dalam.

🌟 PROMO SPESIAL PERSIAPAN OSN GEOGRAFI SMARTGEO.ID! 🌟

Materi tektonik dan ekosistem seperti di atas seringkali butuh pemahaman konsep tingkat tinggi. Ingin belajar lebih terstruktur dengan materi yang sudah disesuaikan dengan silabus OSN SMA terbaru?
Dapatkan Modul & Bank Soal OSN Geografi Terlengkap persembahan eksklusif dari SmartGeo.id! Produk digital ini diracik berdasarkan belasan tahun pengalaman mengajar geografi, berisi:
✔️ Ringkasan Materi Esensial (Geomorfologi, Klimatologi, Oseanografi, dll)
✔️ Ribuan Bank Soal Latihan Terupdate beserta Kunci Jawaban

Persiapan matang adalah kunci kemenangan. Segera unduh materinya secara instan melalui tautan berikut:
👉

14. Indonesia merupakan negara yang berada di wilayah ring of fire, menyebabkan Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana yang relatif tinggi. Namun demikian, kondisi tersebut juga memberikan potensi sumber daya energi...
A. Panas bumi
B. Air terjun
C. Batubara
D. Minyak bumi
E. Nikel

Kunci Jawaban: A
Pembahasan Detail:
Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) adalah jalur sepanjang cekungan Samudra Pasifik yang ditandai dengan deretan gunung berapi aktif dan zona kegempaan tinggi akibat aktivitas subduksi lempeng. Meskipun membawa risiko bencana erupsi dan gempa, anugerah geologis terbesar dari sabuk vulkanik ini adalah sumber daya energi panas bumi (Geothermal).

Aktivitas vulkanik membuat magma berada cukup dekat dengan permukaan bumi (kerak dangkal). Panas dari magma ini mendidihkan air tanah yang terperangkap di batuan berpori, menciptakan reservoir uap bertekanan tinggi. Uap inilah yang dapat diekstrak melalui pengeboran untuk menggerakkan turbin pembangkit listrik. Mengingat deretan gunung apinya yang membentang dari Sumatera hingga Maluku, Indonesia memiliki salah satu cadangan panas bumi terbesar di dunia.

Referensi Valid: Noor, D. (2012). Pengantar Geologi. Universitas Pakuan. Buku ini menguraikan hubungan kausalitas antara tatanan tektonik Indonesia yang kompleks dengan potensi cebakan panas bumi high-enthalpy (bersuhu tinggi).

15. Diagram berikut menggambarkan polaritas magnetik yang tercatat oleh mineral-mineral di batuan pematang tengah samudera. Huruf A, B, C, D menggambarkan lokasi-lokasi batuan dasar samudera. Batuan tertua terdapat pada lokasi ...




(Asumsi posisi pada grafik pelebaran lantai samudera: D berada paling dekat dengan pusat punggungan/ridge, disusul C, B, dan A yang terletak paling jauh di pinggir)
a. A
b. B
c. C
d. D
e. Semua berumur sama

Kunci Jawaban: A
Pembahasan Detail:
Soal ini menguji konsep Sea Floor Spreading (Pemekaran Lantai Samudera) yang dikemukakan oleh Harry Hess, serta bukti Paleomagnetisme. Pada Pematang Tengah Samudera (Mid-Ocean Ridge), terjadi pergerakan lempeng divergen (saling menjauh). Magma panas dari astenosfer naik ke permukaan, mendingin, dan membentuk batuan kerak samudera baru.

Mekanismenya sangat logis bak ban berjalan (conveyor belt). Kerak baru akan selalu terbentuk di bagian tengah (pusat rekahan/ridge). Seiring berjalannya waktu, kerak lama akan terus terdorong menjauhi pusat rekahan tersebut menuju tepi lempeng. Oleh karena itu, prinsip mutlaknya adalah: Semakin jauh lokasi suatu batuan dari pematang tengah samudera, maka umur batuan tersebut akan semakin tua. Karena titik A terletak paling jauh dari pusat pematang, maka A adalah batuan tertua.

Referensi Valid: Marshak, S. (2015). Essentials of Geology. W. W. Norton & Company. Menjelaskan anomali magnetik dan penentuan penanggalan umur batuan dasar laut secara simetris di kedua sisi punggungan tengah samudra.

Eksplorasi Lebih Lanjut!
Jangan berhenti berlatih! Kuasai berbagai tipe soal OSN lainnya dari tingkat dasar hingga mahir melalui tautan khusus di bawah ini:

Pelajari materi lainnya di sini:



Dapatkan dengan mudah semua file BANK OSN Geografi dan Kebumian 

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di smartgeo

Lebih baru Lebih lama