smrtgeo.id - Batuan yang terbentuk di atas permukaan Bumi (tertekan dansuhu relatif rendah) dari hasil pelapukan batuan yang ada sebelumnya disebut dengan batuan sedimen. Selanjutnya tererosi dan terjadi transport menuju lokasi baru dan mendapatkan lithifikasi. Proses secara berurutan dlampebentukan batuan sedimen yaitu: pelapukan → erosi → transportasi → deposisi → diagenesis. Diagenesis adalah konsolidasi dan lithifikasi kumpulan sedimen menjadi batuan sedimen. 


Partikel-partikel padat atau zat terlarut yang tertransportasi ke suatu tempat dan terendapkan di tempat tersebut dinamakan sedimen. Setelah terendapkan, akumulasi sedimen akan terlithifikasi (mengalami pembatuan). Proses-proses yang terjadi pada sedimen saat lithifikasi adalah kompaksi dan sementasi. Kompaksi (proses fisik) adalah pemampatan akumulasi sedimen menjadi batuan sedimen. Sementasi (proses kimia) adalah penggabungan partikel-partikel sedimen oleh semen (yang berupa mineral). 

Secara umum, batuan sedimen dapat dibagi menjadi 2 golongan, yaitu:
  1. Batuan sedimen klastik: batuan sedimen yang terbentuk dari kumpulan sedimen (partikel padat hasil pelapukan batuan yang telah ada) yang terlithifikasi.
  2. Batuan sedimen non-klastik: batuan sedimen yang terbentuk dari rekristalisasi zat-zat terlarut.

1. Batuan sedimen klastik dapat diklasifikasi berdasarkan ukuran material/butir-butir penyusunnya. Ukuran material/butir-butir penyusun batuan sedimen diklasifikasikan dalam Skala Wentworth. Nama suatu batuan sedimen klastik mencerminkan ukuran material/butir-butir sedimen penyusun batuan sedimen klastik tersebut. Mineral yang paling umum ditemukan pada batuan sedimen klastik adalah kuarsa dan mineral lempung.

Gambar: Skala Wentworth 

Berikut ini contoh-contoh dari batuan sedimen:
a.Breksi dan konglomerat merupakan batuan sedimen klastik yang sama-sama tersusun oleh partikel sedimen berukuran > 2 mm (gravel). Hanya saja, gravel penyusun breksi berbentuk meruncing, sedangkan gravel penyusun konglomerat berbentuk membulat.  

Gambar:Batu Breksi

Gambar: Batu Konglmerat


b.Batu pasir (sandstone) adalah batuan sedimen klastik yang tersusun oleh kumpulan pasir (partike-lpartikel sedimen berukuran1/16–2mm). Batu pasir menyusun hingga20% batuan sedimen yang ada di Bumi.Mineral yang paling dominan ditemkan pada batu pasir adalah kuarsa.

Gambar: Batu Pasir


c. Batu lumpur (mudstone) menyusun hingga 60 % batuan sedimen yang ada di Bumi. Jenis-jenis
batu lumpur antara lain:
  • Batu lanau (siltstone): partikel-partikel sedimennya berukuran 1/256 – 1/16 mm
  • Batu lempung (claystone): partikel-partikel sedimennya berukuran < 1/256 mm
  • Batu serpih (shale): partikel-partikel sedimennya berukuran 1/256 – 1/16 mm dan kenampakannya menyerpih (fissile) 
Batu Lanau

Sumber:
Modul Active Learning Center, Modul Olimpiade Kebumian Tahun 2015


Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di smartgeo

Lebih baru Lebih lama